Download Latest Version dracxterm 1.0.6 source code.zip (8.8 MB) Google Add to Preferred Sources
Home / v1.0.2
Name Modified Size InfoDownloads / Week
Parent folder
dracxterm-1.0.2-vc3-release.apk.sha256 2026-09-09 98 Bytes
dracxterm-1.0.2-vc3-release.apk 2026-09-09 9.1 MB
dracxterm 1.0.2 source code.tar.gz 2026-09-09 4.2 MB
dracxterm 1.0.2 source code.zip 2026-09-09 4.3 MB
README.md 2026-09-09 3.5 kB
Totals: 5 Items   17.6 MB 0

Rilis perkakas build. Tidak ada yang berubah di layar: mesin terminal, antarmuka, daftar izin, dan katalog image sama persis seperti 1.0.1. Yang berubah adalah apa yang ikut ditulis ke dalam APK.

Yang berubah

Android Gradle Plugin menyisipkan deskripsi pohon dependency aplikasi ke dalam signing block APK. Blob itu dienkripsi dengan kunci publik milik Google, jadi tidak ada pihak di luar Google yang bisa membacanya kembali. Anda tidak bisa memeriksa isinya, dan begitu juga siapa pun yang meninjau APK ini.

dependenciesInfo sekarang mematikannya untuk APK maupun App Bundle. Signing block APK 1.0.2 hanya berisi tanda tangan v2, tanda tangan v3, dan padding. Build tidak kehilangan apa pun karenanya: satu-satunya yang membaca blob itu adalah Play, dan aplikasi ini tidak disalurkan lewat sana.

Perubahan lain

scripts/verify-rootfs-urls.sh ternyata berhenti di tengah jalan tanpa mencetak sebaris pun. Skrip itu berjalan dengan set -e dan pipefail, jadi ketika sebuah host memangkas SHA256SUMS-nya tapi tetap menyajikan arsipnya, grep yang tidak menemukan apa pun menggagalkan seluruh pipeline dan ikut menggagalkan assignment di sekelilingnya.

Itu yang terjadi pada entri Debian. Skrip berhenti di entri pertama, tiga entri Kali tidak pernah diperiksa, dan di layar hasilnya terlihat seperti pemeriksaan yang lolos. Digest yang tidak terbaca sekarang kembali jadi peringatan, dan keempat entri selalu diperiksa sampai habis.

Katalog diperiksa sebelum rilis ini dipotong. Ketiga image Kali cocok dengan SHA256SUMS upstream. Byte yang disajikan untuk Debian masih menghasilkan SHA-256 yang sama dengan yang dipin di dalam APK, diperiksa dengan mengunduh ulang arsipnya dan menghitung sendiri digest-nya.

Yang dibutuhkan

Android 7.0 (API 24) atau lebih baru, prosesor ARM64. Perangkat armeabi-v7a dan x86 tidak didukung. Debian 13 butuh sekitar 520 MB setelah terpasang, Kali versi lengkap sekitar 9,5 GB.

Memasang

:::bash
sha256sum -c dracxterm-1.0.2-vc3-release.apk.sha256
adb install -r dracxterm-1.0.2-vc3-release.apk

Atau salin APK ke perangkat dan buka dari file manager.

APK ditandatangani dengan kunci yang sama seperti 1.0.0 dan 1.0.1, skema v2 dan v3. Digest sertifikatnya: a046d6f89a0fb5da9e4d9b9f589dec41732230b695c52f0430aec2d8dbea1ad5

Karena kuncinya sama, 1.0.2 bisa dipasang langsung di atas versi sebelumnya tanpa perlu mencopot yang lama.

Keterbatasan yang diketahui

  • SHA256SUMS Debian sudah hilang. images.linuxcontainers.org menyimpan build bertanggal sekitar tiga hari. Berkas SHA256SUMS untuk build yang dipin katalog ini sekarang menjawab 404, meski arsipnya sendiri masih disajikan dan masih cocok dengan digest yang dipin. Pemasangan Debian tetap jalan, tapi digest-nya tidak lagi bisa diturunkan ulang dari upstream, dan URL-nya akan berhenti resolve begitu build itu dirotasi keluar. Kali Linux tidak punya masalah ini.
  • Hanya arm64-v8a. Perangkat armeabi-v7a dan x86 tidak didukung.
  • Backup Android aktif. android:allowBackup masih true tanpa aturan pengecualian, jadi data aplikasi termasuk isi rootfs dan riwayat shell bisa ikut terbawa backup atau transfer perangkat.
  • Ollama berjalan lewat PRoot, jadi kecepatannya di bawah biner native.

Rinciannya ada di README dan CHANGELOG.

Source: README.md, updated 2026-09-09